Satu Dekade Jabat Komisioner, Jadi Hobi dan Selalu Riang

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Hits: 114

Makassar, kpu.go.id – Rapat Pimpinan (Rapim) II Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel) juga menjadi ajang perpisahan bagi sejumlah Ketua KPU Provinsi yang akan menuntaskan tugasnya dalam waktu dekat. Beberapa di antara mereka diketahui akan menyelesaikan masa jabatan September, Oktober hingga Desember 2018.

Salah satunya yang akan mengakhiri masa jabatannya tak kurang dari satu bulan ke depan adalah Ketua KPU Jawa Barat, Yayat Hidayat. Pria kelahiran Ciamis 12 Juni 1969 mendapat sambutan istimewa setelah Ketua KPU RI Arief Budiman memintanya maju untuk menerima sebuah kenang-kenangan yang telah disiapkan.
Sosok yang telah memimpin KPU Jawa Barat satu dekade terakhir mendapat tepuk tangan luar biasa baik dari Ketua, Anggota maupun seluruh peserta rapim. “Sebagai bagian dari dedikasi, pengabdian terhadap lembaga ini saya ingin pak Yayat Hidayat maju untuk menerima kenang-kenangan, juga para Anggota KPU RI dan Sekjen untuk mendampingi,” ucap Arief Budiman di acara penutupan Rapim Sabtu (25/8/2018), KPU RI.
Yayat sendiri mengaku bangga dan berterimakasih atas perhatian dan sambutan yang telah diberikan kepadanya selama ini. Dia mengungkapkan bahwa kerja 10 tahun sebagai penyelenggara pemilu di Jawa Barat telah membuatnya hidupnya lebih berarti dan bermanfaat bagi banyak orang. “Saya harus akui bahwa saya merasa dibesarkan betul oleh institusi KPU. Oleh karena itu saya tentu sangat terimakasih kepada KPU yang telah berikan banyak hal kepada saya dibanding dengan apa yang sudah saya berikan kepada KPU,” kata Yayat.
Selama satu dekade jadi orang nomor satu di KPU Jawa Barat, Yayat juga menceritakan suka dan dukanya sebagai penyelenggara. Mulai dari sanjungan maupun teror diterimanya dengan riang gembira. “Kesannya kurang serius, padahal kerja selalu beres,” tutur Yayat.
Meski menyadari tugasnya sebagai penyelenggara sudah tak lama lagi, Yayat tetap menegaskan kesediaannya untuk tetap berkontribusi bagi institusi yang telah membesarkan namanya ini baik KPU Jawa Barat maupun untuk KPU pada umumnya. “Jadi tidak perlu cemas, ketika saya tidak ada di KPU Jawa Barat, tenang saya akan menjadi ‘Dewan Syuro’ di KPU Jawa Barat,” tutup Yayat dengan kelakar khasnya. (hupmas kpu dianR/foto: Qk/ed diR)
Share.

Leave A Reply